Anggaran Dasar

ANGGARAN DASAR PERSATUAN ISTRI PRAJURIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

PEMBUKAAN

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa

Dalam perjuangan mengisi kemerdekaan, istri prajurit Tentara Nasional Indonesia (selanjutnya disingkat TNI) Angkatan Darat sebagai warga negara Republik Indonesia berhak dan wajib memperjuangkan tercapainya cita-cita bangsa Indonesia yaitu masyarakat yang adil dan makmur, material dan spiritual dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia dalam lingkungan serta suasana perdamaian dan persahabatan dunia.

Istri prajurit TNI Angkatan Darat mutlak tidak dapat dipisahkan dari TNI Angkatan Darat, baik dalam melaksanakan tugas organisasi maupun dalam kehidupan pribadi. Oleh karena itu istri prajurit TNI Angkatan Darat harus membantu TNI Angkatan Darat dalam menyukseskan tugasnya baik sebagai kekuatan pertahanan keamanan maupun sebagai komponen pembangunan bang- sa untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia.

Didorong oleh keinginan luhur untuk mencapai tujuan organisasi, istri prajurit TNI Angkatan Darat bertekad bulat meningkatkan perjuangan dalam wadah organisasi persatuan istri prajurit (selanjutnya disingkat Persit) Kartika Chandra Kirana sebagai kelanjutan dari organisasi ter- dahulu yakni Persatuan Istri Tentara yang di- dirikan pada tanggal 3 April 1946 di Purwakarta berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta tetap membina terjalinnya.

  1. Persatuan, kesatuan,   persaudaraan   serta kekeluargaan.
  2. Rasa senasib, sepenanggungan serta seper- juangan sebagai istri prajurit.

Sejalan dengan perkembangan organisasi dan kemajuan yang telah dicapai di bidang integrasi TNI, Persit Kartika Chandra Kirana menjadi anggota Dharma Pertiwi yang dibentuk tanggal 15 April 1964 sebagai Badan Kerja Sama Dharma Pertiwi.

Badan ini ditingkatkan menjadi Badan Mu- syawarah  Dharma  Pertiwi  pada  tanggal  12 Juni 1969.  Kemudian  pada  tanggal  6  Maret 1972 menjadi Dharma Pertiwi sebagai wadah integrasi organisasi istri anggota ABRI yang beranggotakan Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri,  Pia  Ardhya  Garini,  Bhayangkari dan Ikatan Kesejahteraan Keluarga ABRI. Da- lam perkembangan selanjutnya Persit Kartika Chandra Kirana menyesuaikan organisasinya dengan reorganisasi TNI Angkatan Darat yang dimulai tahun 1984 dan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1985 kemudian diubah menjadi Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi ke- masyarakatan.

Dengan demikian kedudukan Persit Kartika Chandra Kirana merupakan organisasi kema- syarakatan yang berinduk pada organisasi ke- masyarakatan Dharma Pertiwi, dan sesuai hasil Musyawarah Nasional X, Dharma Pertiwi tahun 2004, Dharma Pertiwi sebagai wadah organisasi istri anggota TNI. beranggotakan Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, Pia Ardhya Garini dan IKKT Pragati Wira Anggini.

Sehubungan  dengan  hal  tersebut  di  atas dan untuk mewujudkan kehidupan organisasi yang tertib dan teratur serta disesuaikan dengan hasil Musyawarah Nasional XII Dharma Pertiwi tanggal 19 Januari 2015, maka ditetapkan Anggaran Dasar Persit Kartika Chandra Kirana seperti tersebut dibawah ini.