Musibah banjir bandang yang menerjang tujuh kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (20/09) lalu, menyisakan duka mendalam bagi warga setempat yang menjadi korban. Bencana ini mengakibatkan kerugian yang cukup besar, kerusakan parah dan menimpa banyak korban jiwa, tercatat 33 orang tewas, 26 orang hilang dan ratusan warga mengalami luka-luka.

banjir-garut-1

Pasca bencana, banyak warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Garut, memilih mengungsi ke tempat-tempat terdekat atau tinggal sementara waktu di rumah kerabat mereka, namun tidak sedikit dari warga yang memilih kembali ke rumah-rumah mereka dan tinggal disana seadanya, meski telah rusak parah dan tinggal puing-puing tertutup lumpur yang mulai mengering. Tidak sedikit dari mereka adalah wanita lanjut usia, ibu-ibu hamil dan menyusui serta anak-anak bayi dan balita. Kondisi ini mengundang simpati banyak pihak untuk menggelar aksi sosial, salah satunya adalah Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad.

banjir-garut-2

Bertepatan dengan HUT ke-71 Tentara Nasional Indonesia, Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Yonif Raider-303 Cabang IX Koorcab Divif-1 PG Kostrad, dipimpin Ketuanya, Ny. Fransisco, menggelar bakti sosial berupa pemberian bantuan bagi warga korban bencana banjir bandang di dua wilayah yang terkena dampak cukup parah, yaitu Kampung Sanding Lebak, Desa Muarasanding, Kecamatan Garut Kota dan Kampung Karang Mulya, Desa Sukamulya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (5/10).